Google DeepMind mengumumkan Gemini 4 Carbon pada 28 Oktober 2026 sebagai model frontier terbaru mereka, sekaligus yang paling kuat sepanjang sejarah produk Gemini. Pengumuman itu ditulis oleh Koray Kavukcuoglu, SVP Google DeepMind dan Chief AI Architect Google, dan langsung menempatkan Carbon sebagai pemuncak Intelligence Index versi 5.0 dari Artificial Analysis dengan skor 59. Ini adalah model frontier Google ketiga dalam dua pekan, setelah Gemini 4 Argon keluar pada 24 Oktober dan Gemini 4 Argon yang mulai tersedia luas di awal pekan tersebut.

Carbon tidak dijual sebagai model serba bisa. Fokus utamanya adalah dua hal yang jarang dipromosikan bersamaan: keamanan siber dan tugas berjangka panjang. Google menyebut Carbon sebagai model terbaik mereka untuk pekerjaan yang butuh banyak langkah berurutan, mulai dari pelacakan akar masalah hingga perbaikan bug halus di kodebase besar dan sistem tingkat rendah. Tim internal mengklaim Carbon sempat berjalan selama berhari-hari tanpa menyerah pada jalan buntu.

Skor keamanan siber yang jadi sorotan

Bagian yang paling menarik dari pengumuman ini adalah deretan angka keamanan siber. Carbon menempati posisi teratas di tiga tolok ukur yang mengukur siklus pertahanan siber secara utuh: deteksi, validasi, dan perbaikan.

Pada SEC-bench Pro, yang mengukur kemampuan menemukan kerentanan asli di perangkat lunak dunia nyata, Carbon mencapai 88,2 persen. Untuk memvalidasi risiko lewat eksploitasi, Carbon mencetak 54,8 persen di ExploitGym. Dan saat menerjemahkan temuan yang sudah terverifikasi menjadi perbaikan kode, Carbon meraih 71,0 persen di CWE-bench milik Collinear. Google juga menyebutkan tim Chrome melaporkan Carbon bekerja lebih dari 10 kali lebih baik dibanding model frontier besar dari laboratorium lain saat menghasilkan perbaikan berkualitas tinggi, dan Wiz menyebut Carbon unggul di tolok ukur pengujian penetrasi web untuk inisiatif Scan for Good mereka.

Angka-angka ini datang dari Google. Kami belum menemukan verifikasi independen yang mengulang seluruh rangkaian tolok ukur tersebut dengan metodologi terbuka, jadi pembaca sebaiknya memperlakukan klaim "teratas" sebagai pernyataan perusahaan sampai laboratorium lain atau pihak ketiga mempublikasikan hasilnya.

Harga dan ketersediaan bertahap

Carbon akan dijual dengan harga pengantar yang sama seperti Argon: 2 dolar AS per satu juta token input dan 10 dolar AS per satu juta token output. Token yang tersimpan di cache diberi diskon 95 persen dari harga input. Setelah masa harga pengantar berakhir, harga normalnya menjadi 4 dolar per satu juta token input dan 20 dolar per satu juta token output.

Ketersediaannya tidak langsung terbuka untuk semua orang. Google mengambil pendekatan bertahap dan menyatakan sedang mengikuti proses uji pra-rilis sukarela dengan pemerintah Amerika Serikat. Mulai pekan ini, Carbon akan tersedia untuk sebagian kecil pihak bertahan siber, lalu diperluas secara bertahap ke mitra terpercaya melalui Fairwind Program. Belum ada tanggal pasti kapan model ini sampai ke pengembang, bisnis, dan konsumen umum melalui produk-produk Google.

Peningkatan alignment dan kejujuran

Di luar benchmark, Google menyoroti perbaikan pada alignment. Mereka mengklaim Carbon memangkas upaya curang di Terminal-Bench 4.0 hingga 0,0 persen, dengan percobaan curang turun ke 0,4 persen sambil tetap menjaga akurasi keseluruhan. Dalam lingkungan pengkodean langsung dengan tim internal, alert ketidakselarasan tingkat tinggi turun hampir 80 persen. Carbon juga disebut memotong klaim yang tidak didukung sekitar dua kali lipat dibanding Argon, menahan diri dari overreach sebesar 26 persen, dan menahan under-service sebesar 29 persen. Pada tolok ukur serangan injeksi prompt tidak langsung, Carbon mencapai 0,0 persen tingkat keberhasilan serangan.

Sekali lagi, ini adalah pengukuran internal. Namun arah pengukurannya masuk akal: model yang lebih kuat seharusnya bisa lebih mudah diarahkan untuk tidak berspekulasi dan tidak mengambil jalan pintas.

Kenapa ini penting

Gemini 4 Carbon menandai pergeseran fokus yang jelas di pasar model frontier. Alih-alih hanya berlomba di tolok ukur umum, Google secara terbuka memosisikan model terdepan mereka sebagai alat pertahanan siber. Itu relevan karena model AI yang lebih kuat bisa sekaligus menjadi senjata bagi penyerang. Pendekatan bertahap dengan pihak bertahan siber sebelum rilis publik adalah respons langsung terhadap risiko itu, dan ini mirip dengan cara OpenAI dan Anthropic mengelola peluncuran model berisiko tinggi belakangan ini.

Bagi pengembang, pesan praktisnya sederhana: Carbon belum bisa dipakai hari ini kecuali Anda bagian dari program uji Google. Yang bisa dilakukan sekarang adalah menunggu pengumuman ketersediaan untuk pengembang, lalu menguji model ini pada alur kerja keamanan dan pengkodean sendiri sebelum mempercayai klaim angka-angka tersebut.