Robot humanoid kini tidak hanya muncul dalam video demo atau panggung konferensi. AiMOGA membuka experience store pertamanya di Agora Mall, Jakarta Pusat, sebagai tempat publik dan pelaku industri melihat langsung robot berbasis embodied intelligence.
Dua produk yang diperkenalkan memiliki karakter berbeda. Mornine dirancang untuk interaksi manusia, dengan kamera, sensor, LiDAR, dan kemampuan AI multimodal. Argos memakai bentuk robot berkaki empat dan ditujukan untuk pendampingan, membawa barang, mengikuti pengguna, serta kebutuhan pemantauan.
Kehadiran toko fisik membuat percakapan tentang robot menjadi lebih konkret. Calon pengguna dapat melihat kemampuan, bertanya tentang skenario pemakaian, dan bahkan mempertimbangkan opsi sewa sebelum membeli. Itu penting karena kebanyakan orang masih sulit membedakan demo yang menarik dari teknologi yang benar-benar menyelesaikan masalah.
Namun, pasar Indonesia masih membutuhkan jawaban atas pertanyaan yang lebih dasar: siapa yang merawat robot, bagaimana layanan purnajualnya, dan apakah kemampuan robot sesuai dengan biaya yang harus dikeluarkan. Experience store mungkin bukan tanda bahwa robot rumah tangga sudah massal. Ia lebih tepat dibaca sebagai langkah awal untuk menguji kesiapan pasar.
